My Love Story

My Love Story

Wednesday, February 22, 2012

.ketenangan.abadi.

Dimana permulaan kita,
Darinya tanah, dijantinakan, adanya roh, menjadi manusia
dicipta sebaik-baik ciptaan-Nya
Tiada cacat celanya


Dan segala perjalanan hidup
tertulis sejak dari azali
Dan sesuatu yang tercipta itu
pasti ada sebabnya


Maka terjadilah manusia
untuk sujud kepada-Nya
Pencipta sekalian alam
Maka ikutlah perintah-Nya
untuk mengapai Jannah
Tinggalkan yang dilarang untuk mengelak siksa neraka

“Dan (ingatlah) Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk mereka menyembah dan beribadat kepadaKu”

(Surah Al-Ruum: 21)




Kadang-kadang kita leka dengan duniawi
bergembira, bergelak tawa, berhibur,
Manusia penuh penuh khilaf
dan dunia penuh godaan dan cobaan


“(Orang-orang kafir itu ialah) orang-orang yang menjadikan perkara-perkara ugama mereka sebagai hiburan yang melalaikan dan permainan, dan orang-orang yang telah terpedaya dengan kehidupan dunia (segala kemewahannya dan kelazatannya)”.

(Surah Luqman: 6)



Dan beringatlah kita setiap yang hidup itu pasti menghadapi kematian
Tiada penangguhan malah cepat atau lambat
semua dari Izin-Nya
Siapa yang mampu melawan takdir yang tertulis


Dan setiap jasad hanya ditemani tangisan para insan sekeliling
Hanya mampu mengirim doa
yang menanggung sakit si jasad untuk menempuh
pengadilan di alam barzakh


Mampukah kita menghadapinya ??
Ya Allah ! Kita hanya hamba yang penuh dosa
berlumur dosa
Bersediakah kita ? mampukah kita ?


Dan sesungguh-Nya bekalan utk dibawa ke SANA
takkan pernah cukup
Dan apa peranan untuk kita hidup di'dunia ?


Maka lakukan apa yang KU-Perintah
Maka selamatlah kamu dari siksaan
Kanku ciptakan kamu KETENANGAN ABADI
yang akan kekal selamanya 'syurga firdausi'


Dan sia-sia lah apa yang kita kejarkan di dunia
Harta, kekayaan, kejayaan yang hanya dirasai sementara
Dan bila sampainya ajal kita,
hanya jasad yg dibawa bersama ibadah d'kerjakan di dunia


Ya tuhan, ku merasa hidup itu terlalu singkat
Maka bersedialah kamu sebelum waktunya


Ajal itu tidak dapat dijangka
Mungkin orang sekeliling kita pergi dahulu
Mungkin orang yang kita sayang
Mungkin ibu bapa kita
Mungkin para keluarga kita
Mungkin sahabat handai kita
Mungkin cikgu-cikgu kita
Mungkin jiran-jiran kita
Dan Mungkin Diri Kita.


Ya Rabb aku menuju kepada-MU
Pimpinlah aku menuju ketenangan abadi.





Dari itu ingatlah bahawa kehidupan dunia itu hanyalah sementara dan sebagai jalan untuk menuju kebahagiaan di akhirat. Kita perlu sentiasa waspada dan ingat bahawa Allah Subhanahu wa Ta‘ala menyediakan azab bagi orang-orang yang mengutamakan kehidupan dunia semata-mata tanpa menghiraukan larangan-larangan Allah dan RasulNya bahkan lalai dan leka oleh perkara-perkara mungkar dan maksiat. Ini dijelaskan oleh Allah Subhanahu wa Ta‘ala dalam firmanNya yang tafsirnya:

“Ketahuilah bahawa (yang dikatakan) kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah (bawaan hidup yang berupa semata-mata permainan dan hiburan (yang melalaikan) serta perhiasan, juga (bawaan hidup yang bertujuan) bermegah di antara kamu (dengankelebihan, kekuatan dan bangsa keturunan) serta berlumba-lumba membanyakkan hartabenda dan anak pinak; (semuanya itu terhad waktunya) samalah seperti hujan yang (menumbuhkan tanaman yang menghijau subur) menjadikan penanamnya suka dan tertarik hati kepada kesuburannya, kemudian tanaman itu bergerak segar (ke suatu masa yang tertentu), selepas itu engkau melihatnya berupa kuning; akhirnya ia menjadi hancur berkecai; dan (hendaklah diketahui lagi, bahawa) di akhirat ada azab yang berat (disediakan bagi golongan yang hanya mengutamakan kehidupan dunia), dan (ada pula) keampunan besar serta keredaan dari Allah (disediakan bagi orang-orang yang mengutamakan akhirat). Dan (ingatlah, bahawa) kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang-orang yang terpedaya”.




*Jalan Menuju Redha-Mu Ya Rabb*


Nukilan Original by; Marlina Asmara

No comments:

Post a Comment